Tips Agar Bisa Liburan Ke Luar Negeri Berkali-kali Dalam Satu Tahun

10-Common-Travel-Mistakes-You-Can-Avoid

Berlibur ke luar negeri atau eksplore Indonesia berkali-kali dalam setahun? Why not all, itu bukan hanya impian! Dengan strategi keuangan dan waktu yang tepat kalian sangat mungkin untuk mewujudkannya.
Sayangnya, banyak orang salah melakukan perencanaan sehingga uang simpanan yang seharusnya bisa dipakai untuk liburan berkali-kali habis dalam satu kali perjalanan.
Dari situs perjalanan online asal Australia, Luxury Escapes, didapati, setidaknya satu dari empat orang membuat kesalahan saat memesan dan merencanakan liburan secara online. Pemesanan yang seharusnya murah malah melambung jadi mahal.
Survei itu melibatkan 10.000 orang yang pernah melakukan pemesanan di situs itu pada 2014. Yang menakjubkan, saat ini hal itu masih relevan.

 

Mestinya hemat
Adam Schwab, CEO dari LuxuryEscapes.com, menjelaskan apa saja kesalahan yang kerap dilakukan orang yang mau berpelesir.
Pertama, tidak membaca syarat dan ketentuan pembelian tiket promo, khususnya yang terkait dengan tambahan biaya.
“Tiap situs perjalanan ternama biasanya akan menyisipkan informasi dengan jelas. Baca dengan teliti adakah biaya tambahan, terutama bila membeli untuk orangtua, anak-anak, ongkos transfer, dan pembatalan,” ujar Schwab.
Berbeda lagi saat tiket dan akomodasi dibeli dari pameran perjalanan yang kerap diselenggarakan. Datang langsung pada tempat seperti itu seharusnya membuat Anda mendapat lebih banyak informasi.

 

Kedua, kesalahan selanjutnya adalah belum melakukan riset pada lokasi-lokasi destinasi tujuan. Pada dasarnya, pilihan tepat bila Anda memilih negara-negara tetangga seperti Hongkong, China, dan Australia sebagai destinasi tujuan agar ongkosnya lebih murah.
“Sebelum memesan, carilah hotel di peta dan pehitungkan jaraknya dari pusat kota, destinasi yang mau dituju, dan pilihan transportasi umum. Kalian pasti tidak ingin menghabiskan seluruh anggaran liburan Anda untuk taksi?, “lanjut Schwab.
Ketiga, tanggal pemesanan hotel tak sama dengan tiket perjalanan. Keadaan seperti ini kerap terjadi pada pelancong Indonesia yang tak menghitung perbedaan waktu dengan negara yang akan dikunjunginya.
Sering kali, kamar hotel yang sudah dibeli justru tak terpakai di hari pertama karena lupa menghitung perbedaan waktu. Bencana lainnya, lama menginap malah kurang hari disebabkan hal yang sama. Kalau sudah seperti itu, urusannya adalah harus kembali mengeluarkan uang tambahan.
Keempat, memasukkan nama yang salah saat melakukan pemesanan. Untuk menggantinya jadi nama yang benar, Anda perlu mengeluarkan kocek lagi.
Kelima, salah menentukan maskapai. Biasanya, hal ini sejalan dengan keadaan Anda akan melakukan kedatangan di kota mana.
Misalnya, pemesanan hotel dan perencanaan perjalanan yang sudah dibuat ada di kota Melbourne. Akan tetapi, Anda malah memilih maskapai yang kedatangannya ada di Sydney. Maka, berapa kerugian yang harus dibayar untuk menebus perjalanan sampai Melbourne

 

“Jangan tergesa-gesa saat memutuskan. Pikirkan detil sampai semuanya tepat,” tambah Schwab lagi.
Nah, kalau kesalahan-kesalahan tersebut bisa dihindari, niscaya berpelesir beberapa kali ke luar negeri pun bisa terlaksana.

 

 

 

 

 

source: TravelKompas

menur astuti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *