Wisata Bawah Laut Indonesia Dinobatkan Sebagai Destinasi Bawah Laut Terbaik Di Dunia

raja-ampat-turtles

Mungkin ini bisa dibilang suatu kabar yang sangat mengejutkan namun tentunya kabar gembira pula. Laman Dive Magazine yang bermarkas di London baru saja merilis hasil voting online tentang destinasi bawah laut dan dive center terbaik dunia.

 

Voting yang digelar pada 1-31 Oktober itu, Indonesia kembali menjadi unjuk gigi. Indonesia selama dua tahun berturut-turut menjadi juara versi Dive Magazine berdasar pilihan ribuan netizen dari berbagai penjuru jagat.

 

“Membanggakan. Tahun lalu, pilihan pembaca Dive Magazine juga menempatkan Indonesia sebagai nomor satu dunia. Tahun ini juga kita rebut kembali,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers Kementerian Pariwisata di Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Menurut Menpar, juara dunia di underwater ini akan memperkuat posisi Indonesia di level global. “Produk yang hebat, jika dipromosikan dengan baik, melalui saluran dan cara yang tepat akan mendapatkan hasil sempurna. Atraksi nature and culture kita rata-rata hebat. Terbukti, jika disentuh dengan baik, kita langganan juara dunia,” Arief Yahya.

 

 

Polling online itu sebenarnya sudah dimulai pada Mei lalu hingga menghasilkan 13.845 suara dengan ratusan opsi destinasi. Selanjutnya, jumlah nominasinya dipersempit berdasar ranking voters sehingga mengecil menjadi 25 opsi untuk setiap kategori.
Polling dilanjutkan selama sebulan pada Oktober lalu dengan jumlah opsi yang lebih kecil. Ada tiga jenis kategori yang disodorkan ke voters untuk dipilih secara online. Yakni destinasi terbaik (best detination), dive center atau resor selam terbaik, serta liveaboards (kapal pesiar atau yacht untuk tinggal bagi wisatawan) terbaik.

 
Dari polling itu, Indonesia merajai 10 besar destinasi selam terbaik mengalahkan rival kelas berat seperti Filipina, Azires, Meksiko, Maldives, Mesir, Bahama, Thailand, Fiji dan Papua Nugini. Indonesia mengantongi 1.067 suara atau 11,45 persen dari total 9.399 suara.

 
Sedangkan Filipina yang berada di peringkat kedua hanya meraih 749 suara atau 7,97 persen. Pesona negeri kepulauan di sisi barat Samudra Pasifik itu belum bisa menandingi keindahan Indonesia yang memiliki beragam habitat dan spesies serta titik-titik menyelam kelas wahid.

 
Sedangkan di peringkat ketiga adalah Azores, sebuah kepulauan di Samudra Atlantik. Namun, wilayah otonomi Portugal itu hanya meraih 576 suara (6,13 persen).
Pemandangan dari salah satu ruang di dalam kapal Mawali yang terdampar di dasar laut perairan Selat Lembeh.

 
Pemandangan dari salah satu ruang di dalam kapal Mawali yang terdampar di dasar laut perairan Selat Lembeh.
“Indonesia memenangi destinasi top dunia selama dua tahun berturut-turut,” tulis Dive Magazine.
Itu baru untuk kategori “Destinasi Terbaik”. Sebab, ada kategori lain yang juga menjadi milik Indonesia, yakni “Dive Center atau Resor Selam Terbaik”.
Juara dunia dari Indonesia itu adalah Siladen Resort and Spa di Manado, Sulawesi Utara. Resor di kawasan Taman Nasional Bunaken itu meraih 820 suara atau 26,31 persen dari total 3.117 suara.

 
Pesaing terdekatnya adalah Helengeli Island Resort di Maldives. Namun, raihan resor di Samudra Hindia itu hanya 469 suara.
Dive Magazine menulis, Siladen sebagai resor mewah di jantung Taman Nasional Bunaken memang sudah dikenal lama karena kualitas penyelamannya. Yang tak kalah menakjubkan, Indonesia benar-benar mendominasi untuk kategori dive center terbaik.
Berdasar survei online itu, tujuh dari 10 dive center terbaik versi Dive Magazine ada di Indonesia. Selain Siladen di peringkat pertama, ada pula Wakatobi di urutan ketiga.
Selanjutnya, peringkat dive center terbaik secara berurutan adalah Lembeh Resorts (Sumatera Barat), Atmosphere Dauin (Filipina), Misool (Papua Barat), Papua Paradise (Papua Barat), Atlantis International Diving (Bali), Blue Corner (Bali), serta Aiyanar (Filipina).

 
Hanya saja, Indonesia meleset untuk kategori liveaboards. Pemenangnya adalah Cocos Sea Hunter asal Costa Rica dengan 233 suara dari total 1.338 suara.
Untuk kategori liveboards, dari Indonesia hanya ada MY Pelagian. Namun, MY Pelagian berhasil menduduki peringkat kedua dan hanya selisih satu suara dari Cocos Sea Hunter.

 

 

 

 

 

 

 

source: Travel Kompas

 

menur astuti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *