Liburan Eksotis Ke Wakatobi

wakatobi-wakatobi-1-1448246500

wakatobi-dive-resort-001

Siapa yang tak kenal Wakatobi. Tempat ini telah menjadi salah satu destinasi liburan serta traveling terbaik dan paling disukai. Keindahannya sungguh sempurna, di daratan dan bawah lautannya sama-sama memancarkan pemandangan yang menakjubkan.

Terkenal dengan Taman Nasional Bawah Lautnya, menjadikan Wakatobi sebagai destinasi pilihan saat liburan tiba. Letaknya yang tidak menyatu dengan tanah Sulawesi membuat perjalanan tidak dapat ditempuh dalam sekali jalan.

Kota pertama yang menjadi tempat transit adalah Makassar dengan bandar udara Sultan Hasanuddin. Beberapa kota selain jakarta telah menyediakan penerbangan langsung menuju Makassar. Makassar menjadi pintu pertama untuk mencapai Wakatobi.

Sesampainya di Makassar, traveler harus melanjutkan perjalan ke Kendari menggunakan pesawat perintis. Pesawat ini hanya mampu menampung sedikit penumpang. Guncangan dari angin atau turbulensi dapat langsung terasa ketika berada di pesawat ini.

Waktu yang ditempuh dengan pesawat dari Makassar ke Kendari adalah satu jam. Traveler tidak diperkenankan turun karena biasanya pesawat hanya akan mengisi bahan bakar dan menurunkan penumpang dalam waktu yang singkat.

“Penumpang transit yang turun dan tertinggal tidak akan menjadi tanggung jawab pihak maskapai” kata Pramugari memberikan pengumuman saat berada di Kendari.

Perjalanan akan dilanjutkan dengan waktu tempuh satu jam. Pemandangan laut dengan barisan atol akan menyambut traveler yang datang ke Wakatobi. Atol merupakan terumbu karang yang berbentuk melingkar seperti cincin. Traveler dapat melihat atol saat berada di atas Pulau Wangi-wangi.

Sesampainya di Bandar udara Matohara Wakatobi, traveler hanya punya pilihan transportasi berupa mobil sewaan. Di sana tidak ada kendaraan umum seperti di kota besar. Untuk sampai di Kota Wangi-wangi atau biasa disebut Wanci, akan memerlukan waktu sekitar setengah jam saja.
Berbicara mengenai fakta di Wakatobi, destinasi ini menyimpan fakta keren yang uni yaitu alam bawah laut Wakatobi memiliki 750 spesies karang dari 850 spesies yang ada di dunia. Red Sea yang terkenal itu aja cuma ada 200 spesies, bahkan Karibia cuma ada 70 spesies! Pentingnya keanekaragaman terumbu karang bagi para penyelam adalah kita dapat melihat beraneka ragam spesies di satu tempat sekaligus tanpa banyak usaha.

wakatobi-wakatobi-1-1448246500

Nah, bagaimana dengan “surga di atas”? Wakatobi berciri khas IndonesiaTimur dengan langit yang selalu biru di siang hari dan jutaan bintang yang selalu terlihat di malam hari. Begitu pesawat mendekati Wakatobi saja kalian sudah bisa melihat pemandangan yang spektakuler dari atas: pulau hijau, pasir putih, air laut bergradasi biru muda ke biru tua, dan atol. Ternyata selain 39 pulau, Wakatobi juga memiliki sejumlah atol. Bahkan Karang Kaledupa merupakan sebuah atol terpanjang di dunia dengan panjang 48 km! Atol di Great Barrier Reef Australia memang panjangnya sampai 3.600 km, tapi itu merupakan kumpulan dari atol-atol, bukan terbentuk dari sebuah atol.

 

So, mari buka mata, siapkan tubuh dan waktu untuk menjelajahi surga dunia di Indonesia…

 

 

 

Sumber: detik & naked traveler

 

menur astuti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *