Mitos-Mitos / Urban Legend di Berbagai Spot Wisata Tanah Air

lawang sewu

Yang namanya daerah wisata atau spot berlibur, terkadang tak lepas dari unsur-unsur mitos hingga cerita legenda yang menyertai. Bukan untuk menakut-nakuti all, namun hanya sekedar menginformasikan sisi lain dari suatu tempat berdasarkan sudut pandang kearifan lokal tempat tersebut.

 

Kandang Menjangan, Yogyakarta

Kandang Menjangan, berlokasi di sebelah selatan Plengkung Gading. Bangunan kuno yang sudah berumur hampir 250 tahun ini berdiri di atas lahan yang dulunya merupakan kawasan hutan. Pada tahun 1613, ada seorang kerabat keraton yang meninggal karena diseruduk oleh kijang atau menjangan. Untuk memperingati beliau, dibangunlah sebuah benteng yang sekaligus bisa digunakan untuk berlindung dari hewan liar, serta tempat aman untuk mengintai hewan buruan.

Menurut cerita, pernah suatu ketika ada mahasiswa Jogja yang berkendara malam-malam melewati kandang menjangan, lampu motornya menyoroti sesuatu yang janggal dari celah-celah pintu dan jendela. Setelah dilihat lebih dekat ternyata ada seorang wanita berbaju putih serta berambut panjang sedang tergantung terbalik di dalam kandang menjangan. Mungkin itu hanya sekedar cerita, bisa juga hanya karangan.

 

lawang sewu

Lawang Sewu, Jawa Tengah

Lawang Sewu bila dalam bahasa Indonesia adalah pintu seribu. Gedung artistik dan indah yang dibangun di Era penjajahan Belanda pada 1904. Semula gedung ini untuk kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS). Gedung tiga lantai bergaya art deco (1850-1940) ini karya arsitek Belanda ternama, Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag.

Bangunan ini dinamakan Lawang Sewu dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Padahal asal tahu saja bahwa pintu yang terdapat pada bangunan tersebut tidak sampai seribu. Itu hanya sebagai gambaran betapa banyaknya pintu yang terdapat didalamnya. Dan banyak kisah mitos atau cerita seram yang menyelimuti tempat ini.

 

 

Gunung SemeruSemeru

Ini merupakan gunung tertinggi di Jawa. Gunung semeru yang puncaknya bernama Mahameru tersebut letaknya berada di Proponsi Jawa Timur dan bersanding dengan Gunung Bromo dan Gunung Arjuna, meskipun tidak sedekat hubungannya dengan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di Jawa Tengah. Gunung Semeru yang berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut memiliki banyak kisah menarik bagi para pendaki.

Cerita yang paling terkenal adalah Selepas hutan sebelum mencapai puncak, kita akan bertemu dataran lapang yang dinamakan arcapada (arca kembar). Dalam legenda Semeru diceritakan bahwa di tempat tersebut terdapat dua buah arca yang berdiri kembar. Pendirinya adalah prajurit dari jaman kerajaan Majapahit. Hanya saja keberadaan arca tersebut tidak bisa dilihat oleh sembarang orang.  Hanya orang yang memiliki kelebihan saja yang bisa mengetahui keberadaan arca kembar tersebut. Dan yang melihatnya memiliki beragam versi terkait wujud arca kembar tersebut. Ada yang mengatakan arca tersebut sebesar anak kecil. Namun ada juga yang mengatakan bahwa arca tersebut sangat besar sehingga bisa terlihat dari jauh seperti dari Ranu Kumbolo. Selain itu, bagi orang biasa yang terpilih pun bisa menyaksikan keberadaan arca tersebut.
 

Gunung Arjuna

Bila kita menapak gunung Arjuna, akan ada suatu wilayah yang dinamakan Alas Lali Jiwo, yaitu Sebelum mencapai puncak Gunung Arjuna, terdapat tempat yang disebut oleh masyarakat sebagai Alas Lali Jiwo atau berarti hutan lupa diri. Menurut kepercayaan setempat, orang yang mempunyai niat jahat, jika melewati daerah tersebut akan tersesat dan lupa diri. Menurut ahli spiritual, daerah tersebut memang banyak dihuni oleh para jin. Para pendaki kadang mendengar suara gamelan dan kemudian menghilang. Konon pendaki tersebut dibawa untuk dikimpoikan dengan bangsa jin daerah tersebut. Menurut mitos, para pendaki juga tidak boleh melanggar beberapa larangan, seperti pendaki tidak boleh berjumlah ganjil, tidak boleh memakai baju merah (warna merah dominan), dan tidak merusak situs-situs petilasan Kerajaan Majapahit yang tersebar di area pendakian Gunung Arjuna tersebut.
 

Sumber: pelbagai sumber

menur astuti

One thought on “Mitos-Mitos / Urban Legend di Berbagai Spot Wisata Tanah Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *