Wisata Anti Mainstream di Cina

2145447nuklir-cina780x390

Tiongkok selalu memiliki spot keren untuk dikunjungi. Namun bukan melulu soal Tembok Cina, atau pusat barang grosir saja yang bisa kalian kunjungi, karena negara ini juga memiliki spot wisata anti mainstream yang nggak akan kalian temukan di tempat lain. Yup, adalah 826 Nuclear Military Plant, yaitu Pusat Laboratorium Nuklir di Cina yang juga dibuka menjadi tempat wisata, amazing!

 

2145447nuklir-cina780x390

Pusat pengembangan nuklir itu dulunya adalah tempat rahasia nomor 1 milik pemerintah Beijing yang dibangun jauh bawah kedalaman tanah.

“Tempat ini sekarang terbuka untuk wisatawan asing dan juga memungkinkan kerja sama di luar negeri. Sejauh ini, tidak ada orang asing telah mengunjungi tempat pembuatan nuklir ini,” kata pengelola 826 Nuclear Military Plant, Yang Yan seperti dikutip China Daily.

Di sana, wisatawan akan disuguhkan dengan permainan warna-warna lampu yang mencolok. Wisatawan juga diajak untuk berkeliling untuk mengamati sejarah nuklir di 826 Nuclear Military Plant.

“Tur memakan waktu tiga jam. Wisatawan harus mengikuti instruksi pemandu. Jika tidak, mereka akan tersesat di terowongan besar,” kata Yang.
3916a35300000578-3821388-image-a-2_1475583413647

Sejarah mencatat, pembangunan 826 Nuclear Military Plant dimulai tahun 1966 saat China mulai berperang dengan Uni Soviet. Perang yang dikenal dengan sebutan Sino-Soviet di perbatasan kedua negara tersebut menyebabkan 800 tentara China tewas dan 100 tentara di pihak Rusia.

Ingin balas dendam, China mencoba segera membuat bom nuklir dengan membuat laboratorium nuklir. Sejak tahun 1984, tempat ini mulai jarang dipakai, lalu pada tahun 2002 resmi tak dipakai oleh militer. Pemerintah setempat mulai mencanangkan 826 Nuclear Military Plant sebagai tempat wisata.

Pembangunan laboratorium ini memakan waktu 17 tahun dan melibatkan lebih dari 60.000 tentara. Setidaknya 100 tewas dalam proses pembangunan.

Sebelumnya, sebagian kecil area laboratorium nuklir ini sempat dibuka untuk masyarakat China pada tahun 2010. Tentara melakukan penjagaan di pintu dan pengunjung mesti menyiapkan surat untuk dapat masuk.

 

 

 

Sumber: Kompas

 

menur astuti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *