Tips Memilih Tas Anti Air

beach 3 small

Akhir-akhir ini tas anti air atau waterproof drybag semakin menjadi barang wajib untuk orang-orang yang aktif di luar ruangan. Hal itu pula yang membuat tas ini membentuk segmen pasarnya sendiri dan menjadi primadona baru. Peminatnya? Tentu saja orang-orang yang kesehariannya perlu memberikan perlindungan ekstra untuk barang-barang bawaannya. Misalnya traveler, komunitas pecinta alam, olahragawan, atau pekerja lapangan yang selalu membawa barang-barang elektronik yang sangat rentan terkena air.

Saat ini ada banyak sekali yang menawarkan tas dengan kemampuan tahan air. Sebagai konsumen, tentu ini cukup membingungkan. Tapi tidak perlu khawatir, karena ada beberapa tips bagaimana memilih tas anti air yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

  • Cek spesifikasi bahan atau material.

Saat ini, tas anti air yang paling umum terbuat dari bahan bernama 500D PVC Tarpaulin.  Bahan lembut dengan berbagai pilihan warna ini terbukti memberikan perlindungan sesuai dengan namanya, waterproof material.

Tapi ada juga yang bahannya ultralight, yaitu tipis dan ringan tapi fungsinya waterproof juga. Sepintas bahannya mirip dengan parasut, tapi di bagian dalamnya ada lapisan yang mencegah air masuk. Kekuatan bahan ultralight ini di bawah PVC 500D tentunya.

 

  • Cek sambungan bagian-bagian tas.

Tipe dan model tas anti air saat ini sudah sangat beragam, tapi yang paling umum adalah model Sling Bag & Backpack. Untuk model sling bag, keseluruhan bahan disambung dengan metode High Temperature Sealing, sehingga setiap bahan menyatu tanpa jahitan. Hal ini membuat air tidak punya celah untuk masuk ke dalam tas. Kalaupun ternyata ada yang dijahit sebelum di-press menjadi satu kesatuan, pastikan jahitan tersebut dilapisi dengan bahan anti air. Jadi, air tetap tidak akan mungkin masuk ke dalam tas. Untuk tas sling bag ini, jahitan hanya ada di mulut tas sebagai bingkai.

 

Untuk model backpack, biasanya strap bahu tidak dijahit langsung di badan tas, tapi dijahit di bahan pelapis kemudian lapisan itu disambung dengan metode high temperature sealing. Air tidak mungkin lolos ke dalam tas.

 

  • Pilih ukuran sesuai kebutuhan.

Ada banyak produk tas anti air. Secara umum kualitas bahannya sama, hanya saja yang membedakan harganya adalah model, kualitas finishing & ukuran. Semakin besar ukurannya, harganya tentu lebih mahal. Tentukan, kira-kira barang apa saja yang perlu masuk tas ini, kemudian pilih ukuran yang sesuai.

 

  • Jangan menilai buku dari sampulnya.

Tidak ada hubungannya dengan membeli buku, tapi filosofinya sama. Harga yang lebih mahal belum tentu lebih bagus. Kalau ada banyak pilihan, penting untuk membandingkan satu produk dengan yang lainnya. Jadi, kita tidak harus menghabiskan lebih banyak uang hanya untuk produk berbeda merk yang ternyata kualitasnya benar-benar sama.

  • Cek garansi produk.

Tidak semua produsen tas anti air memberikan garansi, apalagi  garansi yang cukup panjang. Misalnya 2 tahun. Garansi penting sebagai jaminan bahwa barang yang kita beli benar-benar berkualitas. Itu juga menunjukkan bahwa produsen bertanggung jawab apabila ada produk yang mengalami cacat produksi. Kalau ada, cek juga apakah garansi tersebut akan melakukan penggantian produk baru atau hanya diperbaiki. Untuk jaga-jaga, sebaiknya simpan struk pembelian untuk klaim garansi.

Semoga tips tadi bisa memberikan gambaran jelas, supaya tidak bingung lagi dalam memilih tas anti air yang cocok.

 

menur astuti

One thought on “Tips Memilih Tas Anti Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *